Archive for 2013
Substansi
Hari itu tak seperti sebelumnya, aku berangkat bersama ayahku, menaiki sebuah motor matic dengan kecepatan yang sedikit lambat menyesuaikan diri dengan keadaan jalan yang dapat dibilang memprihatinkan, entah kapan perbaikan jalan akan dilanjutkan.
Macetnya hari itu sebagai hari kepalanya setiap pekan untuk kerja, ya, pasti telat lima menit saja, jalanan sudah tertutup untuk memberikan kelebarannya karena sudah dipadati kendaraan yang berangkat pada jam enam-an.
Setibaku di sekolah, tak langsung kunikmati saat itu untuk bersantai dan bercengkrama dengan leluasa, walaupun sempat tapi tak leluasa, peranku sebagai seorang Ketua Kelas, yang merangkap Ketua IRMA, dan Sekretaris Kelas de facto, dan membuat aku agak pusing menyikapinya.
Hinggaplah sebuah pemikiran dalam benakku, “sudahkah aku melaksanakan tugas sebagaimana substansinya?” . Ya, seorang tua dari Semarang pernah tampil di sebuah saluran televisi swasta nasional mengatakan, kembalikan sesuatu pada substansinya maka hidup Anda akan terjaga.
Kata substansi ini apabila dalam terjemahanku dapat diartikan sebagai inti sebuah hal, hakikat sebuah hal, dan bawaan yang default dari sebuah hal. Kupikir kembali, posisiku sebagai seorang siswa, sudah seharusnya aku belajar dengan tekun, dan lain sebagainya yang pada umumnya sudah mengetahuinya. Posisiku sebagai pimpinan sebuah organisasi, bukanlah menjadi alasanku yang melaksanakan seluruh peran dalam sebuah organisasi, pembagian tugas dan lain-lain dibutuhkan dalam hal ini.
Tetapi suatu hal lainnya dimana usaha melaksanakan sesuatu sebagaimana si substansi ini sulit dilaksanakan, lantas, ku kembali memikirkan, apa yang harus dilakukan apabila dalam sebuah usaha melaksanakan substansi ini apabila unsur lain tidak mendukung.
Kesadaran dalam diri, sangat dibutuhkan karena, kesadaran diri itulah pembangkit kesadaran akan sebuah substansi, substansi dalam bermasyarakat dan substansi dalam berketuhanan, substansi berketuhanan itu paling sederhana dipahami, tapi sangat luas apabila dijelaskan dan apabila dijelaskan akan saling berkaitan antara kedua substansi tersebut.
Jadi, memang benar, kata Prie GS tadi, yang aku sebut seorang tua dari Semarang. “kembalikan sesuatu pada substansinya maka hidup Anda akan terjaga”.
Unfollow Massal Dengan Manageflitter
Menambah Followers Dengan Instan dan Cepat
hmm,, kali ini saya akan membagikan informasi yang mungkin udah pada biasa tahu mungkin ya,
"Menambah Followers Twitter dengan cepat"memang, resikonya adalah menambah following kita nantinya, tapi bisa diatasi seperti pada artikel sebelumnya, klik tombol "previous" dibawah artikel ini.
untuk menambah following yang Asli dan Asli Indonesia, bisa kunjungi
1. http://gfgratisfollower.blogspot.com/
2. http://fllwrsgrats.blogspot.jp
3. http://www.sejutafollowers.tk
4. http://serverfollowers.tk/
setidaknya, pengguna web-web app tersebut telah banyak, dan AMAN karena menggunakan API Twitter, jangan khawatir dengan keamanan akun Anda. dan AlhamduliLlah, akun saya belum pernah disuspend.
untuk koleksi akun asing, Banyak web tambah followers dengan layanan gratis maupun berbayar, tapi gunakanlah yang gratis, karena pasti bisa berkurang
Unfollow Massal Unfollowers dengan Manageflitter
Assalamu'alaikum warahmatuLlahi wa barakatuh
kali ini saya akan memberikan tips unfollow massal dengan aplikasi manageflitter.com
pertama, tentunya Anda harus masuk webnya dengan klik Manage Flitter
selanjutnya, Anda klik sign in dan akan masuk autentikasi twitter, jalani saja, sampai masuk lagi ke manageflitter
![]() |
| ini tampilan yang sudah terdaftar, seperti penulis :) |
selanjutnya adalah kembali menunggu loading, sabar aja, sebentar kok, saya yang internetnya lemot aja cepat, (mungkin sudah terbiasa lemot)
lalu sampailah pada eksekusinya, klik mouse pada ujung kiri atas overview sampai pojok kanan overview dan klik unfollow (bilangan) selected
sekarang, buktinya silakan lihat hasilnya
Sebelum eksekusi unfollowing
Setelah eksekusi unfollowing
nah,, sekedar informasi saja,, manageflitter apabila Anda mendaftar awalnya, hanya diberi batas 100 unfollowing, biasanya terdapat pop-up diatas halamannya untuk bonus, baik dengan follow akun manageflitter (di situs itu ya), atau sebar referral, kalau bonus sudah tercapai, limit gratisan bisa hingga 2000 seperti yang saya alami.
Cara Unfollow Following Twitter Secara Massal
BismiLlah,
AlhamduliLlah, sekarang saya dapat ide untuk posting cara unfollow massal twitter tanpa web dan/atau aplikasi khusus
tapi, ada trik yang cukup mudah dilakukan,, yaitu ya,, baca aja deh ya,,
1. Nah, pertama, gunakan Browser Google Chrome, bukan bermaksud iklan, ataupun sejenisnya tapi trik ini memang akan bekerja disitu,,
2. kunjungi dulu page following akun twitter anda
3. tekan tombol Ctrl+Shift+J hingga muncul seperti gambar dibawah ini
4. salin huruf-huruf dibawah ini
5. pada tempat yang ditunjuk anak panah "tempel disini" pada gambar diatas, (umumnya kursor huruf akan langsung berada disitu, jangan di apa-apain lagi) tempel tulisan pada poin 4 tadi lalu tekan "enter"setInterval(function(){t=$(".following button:eq(0)");if(!t[0])window.scrollTo(0,$(document).height());else t.trigger("click")},100)
6. tunggu browser ini bekerja setelah perintah ini dikeluarkan, tapi hati-hati, dia akan melabas habis tombol following yang dilaluinya, maka setelah jumlah following mulai mendekati following asli anda, diharapkan untuk menutup tab atau browser anda secepatnya, tapi saya memilih untuk close Google Chrome saja.
7. dan setelah itu buka lagi laman following anda dan unfollow beberapa akun following yang tersisa oleh anda sendiri.
Sumber Artikel : Cara Unfollow Massal di Twitter Terbaru
untuk trik ini yang sudah tidak jalan,, maka trik ini sebaiknya ditinggalkan saja,, dan buka trik baru di Halaman Ini
Hadits-hadits Shahih seputar Bulan Ramadhan
Bismillah,
AlhamduliLlah setelah beberapa lama vakum dari blogging, kini kami akan membagikan kepada para pengunjung blog ini suatu artikel berjudul Hadits-hadits Shahih seputar Bulan Ramadhan.
Harapan kami adalah semoga setelah membaca artikel berikut diharapkan dapat memberi semangat para pembaca dalam beribadah dan beramal shalih di Bulan Ramadhan.
Mengobrol saat Membaca Al-Quran
![]() |
| Ilustrasi |
Apabila majelis tersebut memang majelis dzikir dan ilmu yang di dalamnya ada tilawah Al-Qur’an, maka siapapun yang hadir dalam majelis tersebut wajib diam dan menyimak bacaan tersebut. Dan berdosa bagi siapa saja yang sengaja mengobrol dan tidak menyimak bacaan tersebut. Dalilnya adalah :
وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُواْ لَهُ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya : “Apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah agar kalian mendapat rahmat.” (QS Al-A’raf 204)
Adapun jika majelis tersebut bukan majelis ilmu dan dzikir serta bukan majelis tilawah Al-Qur’an akan tetapi hanya kumpul-kumpul biasa untuk mengobrol, diskusi, bekerja, belajar ataupun pekerjaan lain-lain, maka dalam suasana seperti ini tidak boleh kita mengeraskan bacaan Al-Qur’an baik secara langsung ataupun lewat pengeras suara (kaset), sebab hal ini berarti memaksa orang lain untuk ikut mendengarkan AL-Qur’an, padahal mereka sedang mempunyai kesibukan lain dan tidak siap untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an. Jadi dalam keadaan seperti ini yang salah dan berdosa adalah orang yang memperdengarkan kaset murattal tersebut.
Di dalam masalah ini ada sebuah contoh : Misalnya kita sedang melewati sebuah jalan, yang di jalan tersebut terdengar suara murattal yang keras yang berasal dari sebuah toko kaset. Begitu kerasnya murattal ini sehingga suaranya memenuhi jalanan.
Apakah dalam keadaan seperti ini kita wajib diam untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an yang tidak pada tempatnya itu ? Jawabannya tentu saja “tidak”. Dan kita tidak bersalah ketika kita tidak mampu untuk menyimaknya.
Yang bersalah dalam hal ini adalah yang memaksa orang lain untuk mendengarkannya dengan cara memutar keras-keras kaset murattal tersebut dengan tujuan untuk menarik perhatian orang-orang yang lewat agar mereka tertarik untuk membeli dagangannya.
Dengan demikian mereka telah menjadikan Al-Qur’an ini seperti seruling (nyanyian) sebagaimana telah di-nubuwah-kan (diramalkan) dalam sebuah hadits shahih [*]. Kemudian mereka itu juga menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang rendah sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani, hanya caranya saja yang berbeda.
“Mereka menukar ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit.” (QS. At-Taubah : 9).
Kami nukil dari : Kaifa yajibu ‘alaina annufasirral qur’anil karim, edisi bahasa Indonesia: Tanya Jawab dalam Memahami Isi Al-Qur’an, Syaikh Al-Albani.
[Abu Hasan]
Gelar Haji kepada orang yang Umrah
Terkadang, muslimin dan muslimat di Indonesia yang Umrah, suka pingin disebut Pak Haji atau Bu Hajjah walaupun saya lebih ke sebutan Al-Hajj saja.. atau Tidak sama sekali, kita harus tahu perbedaan Haji dan Umrah.. ini dia
1. Umrah tidak mempunyai waktu tertentu dan tidak bisa ketinggalan waktu.
2. Dalam umrah tidak ada wukuf di Arafah karena ini puncaknya Haji dan tidak ada pula singgah di Muzdalifah (kecuali ada Tur).
3. Dalam umrah tidak ada kegiatan melontar jumrah (lagi, kecuali kalau Tur).
4. Tidak ada jamak antara dua shalat seperti dalam pelaksanaan haji. Demikian menurut 'Ulama Mazhab Hanafi, Maliki, dan Hambali.
Sedangkan ulama Syafi’iyah.(Mazhab Syafii) berpendapat bahwa dibolehkan jamak dan qashar. Menurut mereka, haji dan umrah bukanlah sebab bagi bolehnya jamak antara dua shalat, melainkan sebabnya adalah karena safar (perjalanan).
5. Tidak ada thawaf qudum dan tidak ada pula khutbah.
6. Miqat umrah untuk semua orang adalah Tanah Halal. Sedangkan dalam ibadah haji, miqat bagi orang Makkah adalah Tanah Haram.
7. Menurut ulama Mazhab Maliki dan Hanafi, hukum umrah adalah sunah muakkad sedangkan haji hukumnya adalah fardhu. Menurut 'ulama Hanafi, pada ibadah umrah tidak ada Thawaf Wada sebagaimana dalam haji. Membatalkan umrah dan melakukan thawaf dalam keadaan junub tidak diwajibkan membayar denda seekor unta yang digemukkan (al-badanah) sebagaimana diwajibkan dalam ibadah haji. Jadinya, mending ga usah minta dipanggil Haji atau Hajjah.. karena gelar "Sudah Haji" tidak terlalu penting dan bahkan ga usah.. dan ga pantes bagi yg Umrah dan lebih mending gelar Pendidikan aja..
Indahnya Sabar
Ibrahim al-Khawwash rahimahullah berkata, “Hakekat kesabaran itu adalah teguh di atas al-Kitab dan as-Sunnah.” (al-Minhaj Syarh Shahih Muslim [3/7]). Ibnu ‘Atha’ rahimahullah berkata,“Sabar adalah menyikapi musibah dengan adab/cara yang baik.” (al-Minhaj Syarh Shahih Muslim[3/7]).
























