Substansi
Kuawali hari, Senin itu, Senin kedua setelah libur pasca-Idul Fitri, langkahku tidaklah cepat, biasa saja, kuakui, hari itu aku tak melaksanakan Shalat Subuh berjamaah seingatku, aku sibuk dengan hal lain, –tidur.
Hari itu tak seperti sebelumnya, aku berangkat bersama ayahku, menaiki sebuah motor matic dengan kecepatan yang sedikit lambat menyesuaikan diri dengan keadaan jalan yang dapat dibilang memprihatinkan, entah kapan perbaikan jalan akan dilanjutkan.
Macetnya hari itu sebagai hari kepalanya setiap pekan untuk kerja, ya, pasti telat lima menit saja, jalanan sudah tertutup untuk memberikan kelebarannya karena sudah dipadati kendaraan yang berangkat pada jam enam-an.
Setibaku di sekolah, tak langsung kunikmati saat itu untuk bersantai dan bercengkrama dengan leluasa, walaupun sempat tapi tak leluasa, peranku sebagai seorang Ketua Kelas, yang merangkap Ketua IRMA, dan Sekretaris Kelas de facto, dan membuat aku agak pusing menyikapinya.
Hinggaplah sebuah pemikiran dalam benakku, “sudahkah aku melaksanakan tugas sebagaimana substansinya?” . Ya, seorang tua dari Semarang pernah tampil di sebuah saluran televisi swasta nasional mengatakan, kembalikan sesuatu pada substansinya maka hidup Anda akan terjaga.
Kata substansi ini apabila dalam terjemahanku dapat diartikan sebagai inti sebuah hal, hakikat sebuah hal, dan bawaan yang default dari sebuah hal. Kupikir kembali, posisiku sebagai seorang siswa, sudah seharusnya aku belajar dengan tekun, dan lain sebagainya yang pada umumnya sudah mengetahuinya. Posisiku sebagai pimpinan sebuah organisasi, bukanlah menjadi alasanku yang melaksanakan seluruh peran dalam sebuah organisasi, pembagian tugas dan lain-lain dibutuhkan dalam hal ini.
Tetapi suatu hal lainnya dimana usaha melaksanakan sesuatu sebagaimana si substansi ini sulit dilaksanakan, lantas, ku kembali memikirkan, apa yang harus dilakukan apabila dalam sebuah usaha melaksanakan substansi ini apabila unsur lain tidak mendukung.
Kesadaran dalam diri, sangat dibutuhkan karena, kesadaran diri itulah pembangkit kesadaran akan sebuah substansi, substansi dalam bermasyarakat dan substansi dalam berketuhanan, substansi berketuhanan itu paling sederhana dipahami, tapi sangat luas apabila dijelaskan dan apabila dijelaskan akan saling berkaitan antara kedua substansi tersebut.
Jadi, memang benar, kata Prie GS tadi, yang aku sebut seorang tua dari Semarang. “kembalikan sesuatu pada substansinya maka hidup Anda akan terjaga”.
Hari itu tak seperti sebelumnya, aku berangkat bersama ayahku, menaiki sebuah motor matic dengan kecepatan yang sedikit lambat menyesuaikan diri dengan keadaan jalan yang dapat dibilang memprihatinkan, entah kapan perbaikan jalan akan dilanjutkan.
Macetnya hari itu sebagai hari kepalanya setiap pekan untuk kerja, ya, pasti telat lima menit saja, jalanan sudah tertutup untuk memberikan kelebarannya karena sudah dipadati kendaraan yang berangkat pada jam enam-an.
Setibaku di sekolah, tak langsung kunikmati saat itu untuk bersantai dan bercengkrama dengan leluasa, walaupun sempat tapi tak leluasa, peranku sebagai seorang Ketua Kelas, yang merangkap Ketua IRMA, dan Sekretaris Kelas de facto, dan membuat aku agak pusing menyikapinya.
Hinggaplah sebuah pemikiran dalam benakku, “sudahkah aku melaksanakan tugas sebagaimana substansinya?” . Ya, seorang tua dari Semarang pernah tampil di sebuah saluran televisi swasta nasional mengatakan, kembalikan sesuatu pada substansinya maka hidup Anda akan terjaga.
Kata substansi ini apabila dalam terjemahanku dapat diartikan sebagai inti sebuah hal, hakikat sebuah hal, dan bawaan yang default dari sebuah hal. Kupikir kembali, posisiku sebagai seorang siswa, sudah seharusnya aku belajar dengan tekun, dan lain sebagainya yang pada umumnya sudah mengetahuinya. Posisiku sebagai pimpinan sebuah organisasi, bukanlah menjadi alasanku yang melaksanakan seluruh peran dalam sebuah organisasi, pembagian tugas dan lain-lain dibutuhkan dalam hal ini.
Tetapi suatu hal lainnya dimana usaha melaksanakan sesuatu sebagaimana si substansi ini sulit dilaksanakan, lantas, ku kembali memikirkan, apa yang harus dilakukan apabila dalam sebuah usaha melaksanakan substansi ini apabila unsur lain tidak mendukung.
Kesadaran dalam diri, sangat dibutuhkan karena, kesadaran diri itulah pembangkit kesadaran akan sebuah substansi, substansi dalam bermasyarakat dan substansi dalam berketuhanan, substansi berketuhanan itu paling sederhana dipahami, tapi sangat luas apabila dijelaskan dan apabila dijelaskan akan saling berkaitan antara kedua substansi tersebut.
Jadi, memang benar, kata Prie GS tadi, yang aku sebut seorang tua dari Semarang. “kembalikan sesuatu pada substansinya maka hidup Anda akan terjaga”.
Unfollow Massal Dengan Manageflitter
BismiLlah,
Assalamu'alaikum wa rahmatuLlahi wa barakatuh
AlhamduliLlah, sekarang saya kembali mengepos info mengenai twitter, ya, sejak beberapa hari lalu, twitter melarang bulk unfollow tool atau alat unfollow massal agar proses follow dan unfollow lebih alami.
walaupun tidak sesederhana sebelumnya, manageflitter masih memberikan alat untuk mempermudah proses unfollow, walaupun jari akan sedikit lebih capek
1. Masuk Ke Manageflitter
2. setelah itu, seperti biasa, otentikasi twitter atau log in ulang kalau kelamaan jarak dari log in sebelumnya, lalu, masuk proses unfollow, klik tombol dengan tulisan "Select All Accounts"
3. tidak lama dan ribet untuk memilih, karena memilih bisa nanti saat eksekusi, klik "Unfollow (Angka) Later"
4. tidak lama, (tergantung kecepatan internet Anda), lalu klik tulisan merah diatas bertuliskan Process Now
5. sampailah pada pemilihan, disini kita tidak usah banyak scroll, cukup memilih pada satu titik di barisan pertama saja agar mudah sebagaimana dirancang manageflitter
6. disini kita diajak teliti memilih siapa saja yang hendak kita unfollow, klik tombol cancel disamping akun ybs. bagi yang tidak ingin kita unfollow dan unfollow untuk mengunfollow. Kalau sudah dipilah, kita tekan aja secepat yang Anda bisa.
7. kalau sudah selesai, maka biasanya akan muncul tulisan seperti yang ada dibawah ini
Selamat, akun Anda bersih dari unfollowers!
semoga berhasil, dan terima kasih telah membaca :)
Menambah Followers Dengan Instan dan Cepat
Assalamu'alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh
hmm,, kali ini saya akan membagikan informasi yang mungkin udah pada biasa tahu mungkin ya,
untuk menambah following yang Asli dan Asli Indonesia, bisa kunjungi
1. http://gfgratisfollower.blogspot.com/
2. http://fllwrsgrats.blogspot.jp
3. http://www.sejutafollowers.tk
4. http://serverfollowers.tk/
setidaknya, pengguna web-web app tersebut telah banyak, dan AMAN karena menggunakan API Twitter, jangan khawatir dengan keamanan akun Anda. dan AlhamduliLlah, akun saya belum pernah disuspend.
untuk koleksi akun asing, Banyak web tambah followers dengan layanan gratis maupun berbayar, tapi gunakanlah yang gratis, karena pasti bisa berkurang
hmm,, kali ini saya akan membagikan informasi yang mungkin udah pada biasa tahu mungkin ya,
"Menambah Followers Twitter dengan cepat"memang, resikonya adalah menambah following kita nantinya, tapi bisa diatasi seperti pada artikel sebelumnya, klik tombol "previous" dibawah artikel ini.
untuk menambah following yang Asli dan Asli Indonesia, bisa kunjungi
1. http://gfgratisfollower.blogspot.com/
2. http://fllwrsgrats.blogspot.jp
3. http://www.sejutafollowers.tk
4. http://serverfollowers.tk/
setidaknya, pengguna web-web app tersebut telah banyak, dan AMAN karena menggunakan API Twitter, jangan khawatir dengan keamanan akun Anda. dan AlhamduliLlah, akun saya belum pernah disuspend.
untuk koleksi akun asing, Banyak web tambah followers dengan layanan gratis maupun berbayar, tapi gunakanlah yang gratis, karena pasti bisa berkurang
dari pengalaman saya, banyak pejabat luar yang pake, karena saya mendadak follow mereka seperti Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Kevin Rudd, Lady Gaga, dan lain-lain. wow, ketahuan mereka,,
untuk ngecek benar tidaknya, lihat jumlah followers di twitter saya @ilham_mustahidz jangan lupa follow juga ya :)
oke, dan akhir post ini saya ucapkan terima kasih banyak telah berkunjung, dan semoga berhasil.
Wassalamu `alaikum wa rahmatuLlahi wa barakatuh.
Unfollow Massal Unfollowers dengan Manageflitter
BismiLlahirRahmanirRahim,
Assalamu'alaikum warahmatuLlahi wa barakatuh
kali ini saya akan memberikan tips unfollow massal dengan aplikasi manageflitter.com
pertama, tentunya Anda harus masuk webnya dengan klik Manage Flitter
selanjutnya, Anda klik sign in dan akan masuk autentikasi twitter, jalani saja, sampai masuk lagi ke manageflitter
kemudian, tunggu loading hingga selesai
selanjutnya adalah kembali menunggu loading, sabar aja, sebentar kok, saya yang internetnya lemot aja cepat, (mungkin sudah terbiasa lemot)
lalu sampailah pada eksekusinya, klik mouse pada ujung kiri atas overview sampai pojok kanan overview dan klik unfollow (bilangan) selected
sekarang, buktinya silakan lihat hasilnya
Sebelum eksekusi unfollowing
Setelah eksekusi unfollowing
nah,, sekedar informasi saja,, manageflitter apabila Anda mendaftar awalnya, hanya diberi batas 100 unfollowing, biasanya terdapat pop-up diatas halamannya untuk bonus, baik dengan follow akun manageflitter (di situs itu ya), atau sebar referral, kalau bonus sudah tercapai, limit gratisan bisa hingga 2000 seperti yang saya alami.
Assalamu'alaikum warahmatuLlahi wa barakatuh
kali ini saya akan memberikan tips unfollow massal dengan aplikasi manageflitter.com
pertama, tentunya Anda harus masuk webnya dengan klik Manage Flitter
selanjutnya, Anda klik sign in dan akan masuk autentikasi twitter, jalani saja, sampai masuk lagi ke manageflitter
![]() |
| ini tampilan yang sudah terdaftar, seperti penulis :) |
selanjutnya adalah kembali menunggu loading, sabar aja, sebentar kok, saya yang internetnya lemot aja cepat, (mungkin sudah terbiasa lemot)
lalu sampailah pada eksekusinya, klik mouse pada ujung kiri atas overview sampai pojok kanan overview dan klik unfollow (bilangan) selected
sekarang, buktinya silakan lihat hasilnya
Sebelum eksekusi unfollowing
Setelah eksekusi unfollowing
nah,, sekedar informasi saja,, manageflitter apabila Anda mendaftar awalnya, hanya diberi batas 100 unfollowing, biasanya terdapat pop-up diatas halamannya untuk bonus, baik dengan follow akun manageflitter (di situs itu ya), atau sebar referral, kalau bonus sudah tercapai, limit gratisan bisa hingga 2000 seperti yang saya alami.
CARA INI SUDAH DIUBAH OLEH PENGURUS MANAGEFLITTER DENGAN CARA LAIN SETELAH TWITTER MEMBUAT ATURAN BARU
PENJELASAN CARA ADA PADA LINK SATU INI
TERIMA KASIH
Cara Unfollow Following Twitter Secara Massal
Assalamu'alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh
BismiLlah,
AlhamduliLlah, sekarang saya dapat ide untuk posting cara unfollow massal twitter tanpa web dan/atau aplikasi khusus
Umumnya para pengguna twitter agak ribet juga apabila menggunakan aplikasi Auto-Followers, followers memang bertambah, followingnya juga,, capek jari untuk unfollow twitter orang merupakan alasan sebagian orang beralih mencari app ataupun web pengurang following,, dan umumnya semua itu berbayar,, waduh,, salah satunya manageflitters.com, web ini dapat digunakan gratis, tapi ada batasnya, sehingga yang followingnya bejibun susah untuk unfollow mereka-mereka yang datang tiba-tiba
tapi, ada trik yang cukup mudah dilakukan,, yaitu ya,, baca aja deh ya,,
1. Nah, pertama, gunakan Browser Google Chrome, bukan bermaksud iklan, ataupun sejenisnya tapi trik ini memang akan bekerja disitu,,
2. kunjungi dulu page following akun twitter anda
3. tekan tombol Ctrl+Shift+J hingga muncul seperti gambar dibawah ini
4. salin huruf-huruf dibawah ini
6. tunggu browser ini bekerja setelah perintah ini dikeluarkan, tapi hati-hati, dia akan melabas habis tombol following yang dilaluinya, maka setelah jumlah following mulai mendekati following asli anda, diharapkan untuk menutup tab atau browser anda secepatnya, tapi saya memilih untuk close Google Chrome saja.
7. dan setelah itu buka lagi laman following anda dan unfollow beberapa akun following yang tersisa oleh anda sendiri.
Sumber Artikel : Cara Unfollow Massal di Twitter Terbaru
untuk trik ini yang sudah tidak jalan,, maka trik ini sebaiknya ditinggalkan saja,, dan buka trik baru di Halaman Ini
BismiLlah,
AlhamduliLlah, sekarang saya dapat ide untuk posting cara unfollow massal twitter tanpa web dan/atau aplikasi khusus
tapi, ada trik yang cukup mudah dilakukan,, yaitu ya,, baca aja deh ya,,
1. Nah, pertama, gunakan Browser Google Chrome, bukan bermaksud iklan, ataupun sejenisnya tapi trik ini memang akan bekerja disitu,,
2. kunjungi dulu page following akun twitter anda
3. tekan tombol Ctrl+Shift+J hingga muncul seperti gambar dibawah ini
4. salin huruf-huruf dibawah ini
5. pada tempat yang ditunjuk anak panah "tempel disini" pada gambar diatas, (umumnya kursor huruf akan langsung berada disitu, jangan di apa-apain lagi) tempel tulisan pada poin 4 tadi lalu tekan "enter"setInterval(function(){t=$(".following button:eq(0)");if(!t[0])window.scrollTo(0,$(document).height());else t.trigger("click")},100)
6. tunggu browser ini bekerja setelah perintah ini dikeluarkan, tapi hati-hati, dia akan melabas habis tombol following yang dilaluinya, maka setelah jumlah following mulai mendekati following asli anda, diharapkan untuk menutup tab atau browser anda secepatnya, tapi saya memilih untuk close Google Chrome saja.
7. dan setelah itu buka lagi laman following anda dan unfollow beberapa akun following yang tersisa oleh anda sendiri.
Oke, demikian trik singkat untuk unfollow beberapa akun twitter secara massal tanpa web tertentu ataupun aplikasi khusus, cukup peramban Google Chrome dan jaringan internet
mohon maaf apabila ada kesalahan
CARA INI DILAPORKAN SUDAH TIDAK WORK
CARA YANG WORK PINDAH KE YANG SATU INI >>> ---KLIK---
Sumber Artikel : Cara Unfollow Massal di Twitter Terbaru
untuk trik ini yang sudah tidak jalan,, maka trik ini sebaiknya ditinggalkan saja,, dan buka trik baru di Halaman Ini
Hadits-hadits Shahih seputar Bulan Ramadhan
Assalamu'alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh
Bismillah,
AlhamduliLlah setelah beberapa lama vakum dari blogging, kini kami akan membagikan kepada para pengunjung blog ini suatu artikel berjudul Hadits-hadits Shahih seputar Bulan Ramadhan.
Harapan kami adalah semoga setelah membaca artikel berikut diharapkan dapat memberi semangat para pembaca dalam beribadah dan beramal shalih di Bulan Ramadhan.
Bismillah,
AlhamduliLlah setelah beberapa lama vakum dari blogging, kini kami akan membagikan kepada para pengunjung blog ini suatu artikel berjudul Hadits-hadits Shahih seputar Bulan Ramadhan.
Harapan kami adalah semoga setelah membaca artikel berikut diharapkan dapat memberi semangat para pembaca dalam beribadah dan beramal shalih di Bulan Ramadhan.
Mengobrol saat Membaca Al-Quran
![]() |
| Ilustrasi |
Adipati Ilham Al-Mustahidz
Assalamu
alaikum pa ustadz, saya mau nanya hal yg mungkin sering terjadi, tapi
masih bingung, Apa hukumnya membaca Al-Quran tapi diselingi berbicara /
ngobrol? Makasi ya
Assalamu alaikum
Il y a une heure
Bismillah' Wa'alaykumussalam
warahmatullah....
Saudaraku Adipati Ilham Al-Mustahidz@ semoga Allah
Azza wa Jalla menjadikan kita orang yang senantiasa gemar membaca dan
mendengarkan Bacaan Al Qur'an aamiin....
'Untuk menjawab pertanyaan antum
diatas disini kami nukilkan jawaban Syaikh Nasaruddin Al albani
rahimahullah beliau menjawab :
Apabila majelis tersebut memang majelis dzikir dan ilmu yang di dalamnya ada tilawah Al-Qur’an, maka siapapun yang hadir dalam majelis tersebut wajib diam dan menyimak bacaan tersebut. Dan berdosa bagi siapa saja yang sengaja mengobrol dan tidak menyimak bacaan tersebut. Dalilnya adalah :
وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُواْ لَهُ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya : “Apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah agar kalian mendapat rahmat.” (QS Al-A’raf 204)
Adapun jika majelis tersebut bukan majelis ilmu dan dzikir serta bukan majelis tilawah Al-Qur’an akan tetapi hanya kumpul-kumpul biasa untuk mengobrol, diskusi, bekerja, belajar ataupun pekerjaan lain-lain, maka dalam suasana seperti ini tidak boleh kita mengeraskan bacaan Al-Qur’an baik secara langsung ataupun lewat pengeras suara (kaset), sebab hal ini berarti memaksa orang lain untuk ikut mendengarkan AL-Qur’an, padahal mereka sedang mempunyai kesibukan lain dan tidak siap untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an. Jadi dalam keadaan seperti ini yang salah dan berdosa adalah orang yang memperdengarkan kaset murattal tersebut.
Di dalam masalah ini ada sebuah contoh : Misalnya kita sedang melewati sebuah jalan, yang di jalan tersebut terdengar suara murattal yang keras yang berasal dari sebuah toko kaset. Begitu kerasnya murattal ini sehingga suaranya memenuhi jalanan.
Apakah dalam keadaan seperti ini kita wajib diam untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an yang tidak pada tempatnya itu ? Jawabannya tentu saja “tidak”. Dan kita tidak bersalah ketika kita tidak mampu untuk menyimaknya.
Yang bersalah dalam hal ini adalah yang memaksa orang lain untuk mendengarkannya dengan cara memutar keras-keras kaset murattal tersebut dengan tujuan untuk menarik perhatian orang-orang yang lewat agar mereka tertarik untuk membeli dagangannya.
Dengan demikian mereka telah menjadikan Al-Qur’an ini seperti seruling (nyanyian) sebagaimana telah di-nubuwah-kan (diramalkan) dalam sebuah hadits shahih [*]. Kemudian mereka itu juga menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang rendah sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani, hanya caranya saja yang berbeda.
“Mereka menukar ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit.” (QS. At-Taubah : 9).
Kami nukil dari : Kaifa yajibu ‘alaina annufasirral qur’anil karim, edisi bahasa Indonesia: Tanya Jawab dalam Memahami Isi Al-Qur’an, Syaikh Al-Albani.
[Abu Hasan]
Apabila majelis tersebut memang majelis dzikir dan ilmu yang di dalamnya ada tilawah Al-Qur’an, maka siapapun yang hadir dalam majelis tersebut wajib diam dan menyimak bacaan tersebut. Dan berdosa bagi siapa saja yang sengaja mengobrol dan tidak menyimak bacaan tersebut. Dalilnya adalah :
وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُواْ لَهُ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya : “Apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah agar kalian mendapat rahmat.” (QS Al-A’raf 204)
Adapun jika majelis tersebut bukan majelis ilmu dan dzikir serta bukan majelis tilawah Al-Qur’an akan tetapi hanya kumpul-kumpul biasa untuk mengobrol, diskusi, bekerja, belajar ataupun pekerjaan lain-lain, maka dalam suasana seperti ini tidak boleh kita mengeraskan bacaan Al-Qur’an baik secara langsung ataupun lewat pengeras suara (kaset), sebab hal ini berarti memaksa orang lain untuk ikut mendengarkan AL-Qur’an, padahal mereka sedang mempunyai kesibukan lain dan tidak siap untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an. Jadi dalam keadaan seperti ini yang salah dan berdosa adalah orang yang memperdengarkan kaset murattal tersebut.
Di dalam masalah ini ada sebuah contoh : Misalnya kita sedang melewati sebuah jalan, yang di jalan tersebut terdengar suara murattal yang keras yang berasal dari sebuah toko kaset. Begitu kerasnya murattal ini sehingga suaranya memenuhi jalanan.
Apakah dalam keadaan seperti ini kita wajib diam untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an yang tidak pada tempatnya itu ? Jawabannya tentu saja “tidak”. Dan kita tidak bersalah ketika kita tidak mampu untuk menyimaknya.
Yang bersalah dalam hal ini adalah yang memaksa orang lain untuk mendengarkannya dengan cara memutar keras-keras kaset murattal tersebut dengan tujuan untuk menarik perhatian orang-orang yang lewat agar mereka tertarik untuk membeli dagangannya.
Dengan demikian mereka telah menjadikan Al-Qur’an ini seperti seruling (nyanyian) sebagaimana telah di-nubuwah-kan (diramalkan) dalam sebuah hadits shahih [*]. Kemudian mereka itu juga menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang rendah sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani, hanya caranya saja yang berbeda.
“Mereka menukar ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit.” (QS. At-Taubah : 9).
Kami nukil dari : Kaifa yajibu ‘alaina annufasirral qur’anil karim, edisi bahasa Indonesia: Tanya Jawab dalam Memahami Isi Al-Qur’an, Syaikh Al-Albani.
[Abu Hasan]
Thursday, June 13, 2013
Posted by Unknown
Sunday, February 10, 2013
Posted by Unknown






















